RPP PKN K13 KELAS VII TERBARU 2.3 Kerjasama dalam Berbagai Bidang Kehidupan (pertemuan ke3)

RENCANA  PELAKSANAAN  PEMBELAJARAN

(RPP)

BAB 5 ( Pertemuan 3)

 

Sekolah                                :  SMP NEGERI 1 MUNJUL

Mata Pelajaran                    :  Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Kelas/Semester                   :  VII (Tujuh) / 1 (Satu)

Materi Pokok                        :  Kerjasama dalam Berbagai Bidang Kehidupan

  • Arti Penting Kerjasama dalam Berbagai Bidang Kehidupan

– Memahami Makna Bhineka Tunggal Ika

Alokasi Waktu                      :  1  pertemuan x 3 jp (120 menit)

  1. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menanggapi secara jujur, menghargai pendapat, memahami dan melaksanakan tanggung

jawab dalam  bekerjasama di berbagai bidang kehidupan masyarakat

  1. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
NoKompetensi DasarIndikator Pencapaian Kompetensi
11.5  Menanggapi pendapat secara jujur

tentang arti pentingnya kerja sama

dalam berbagai bidang kehidupan

di masyarakat.

1.5.1 Bersyukur kepada Tuhan atas karunia persatuan dan kerjasama yang

dilakukan bangsa Indonesia.

1.5.2 Berpendapat secara jujur tentang arti pentingnya kerja sama dalam

berbagai bidang kehidupan di masyarakat.

22.5  Menghargai pendapat tentang arti

pentingnya kerja sama dalam

berbagai bidang kehidupan di

masyarakat.

2.5.1 Menghargai pendapat tentang arti pentingnya kerja sama dalam berbagai

bidang kehidupan di  masyarakat.

2.5.2 Bersemangat dalam mendorong kerjasama dilingkungan sekolah.

 

33.5  Memahami pentingnya kerja sama

dalam berbagai bidang kehidupan

di masyarakat.

 

3.5.1 Mendeskripsikan bentuk-bentuk kerjasama dalam berbagai bidang

kehidupan.

3.5.2 Memahami pentingnya kerjasama dalam kehidupan bermasyarakat,

berbangsa dan bernegara.

3.5.3 Mendeskripsikan kerjasama dalam bidang sosial politik.

3.5.4 Mendeskripsikan kerjasama dalam bidang pertahanan dan keamanan

Negara.

3.5.5 Menganalisis pentingnya kerjasama antar umat beragama.

44.5  Melaksanakan tanggung jawab

dalam bekerja sama di berbagai

bidang kehidupan masyarakat.

 

4.5.1 Berperilaku tanggung jawab dalam bekerjasama di berbagai bidang

kehidupan masyarakat.

4.5.2 Meneladani perilaku kerjasama yang didapatkan dalam lingkungan

kehidupan.

4.5.3 Mempresentasikan bentuk-bentuk kerjasama yang dapat dilakukan

siswa.

  1. Materi Pembelajaran

Sebagai bangsa Indonesia, setiap warga negara harus memahami makna yang terkandung dalam  semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia harus membiasakan diri melakukan kerja sama dalam berbagai bidang kehidupan di masyarakat tanpa membeda-bedakan suku bangsa, adat istiadat, agama dan bahasa daerah. Meskipun berbeda-beda, setiap warga negara harus tetap kerja sama bersatu padu dalam perjuangan mengisi kemerdekaan bangsa untuk mewujudkan cita-cita nasional yakni negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Arti penting kerja sama dalam berbagai bidang kehidupan bermasyarakat, Berbangsa dan bernegara  akan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena itu, kita harus menyadari adanya keberagaman dalam kehidupan di masyarakat.

Adanya keberagaman itu, justru mendorong setiap warga negara mengembangkan persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena itu, dalam pergaulan di masyarakat, setiap warga negara harus menjauhkan diri dari perilaku eksklusivisme.Sikap eksklusivisme dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa karena membuat kelompok sendiri tanpa mau melakukan kerja sama dengan warga negara lainnya dalam berbagai bidang kehidupan untuk memajukan bangsa dan negara Indonesia.

Semangat persatuan dan kesatuan akhirnya terwujud dengan terbentuknya satu negara, yaitu Negara  Kesatuan Republik Indonesia. Proklamasi kemerdekaan sebagai pendobrak penjajahan mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu kemerdekaan. Kita sepakat mendirikan hanya satu negara merdeka. Pengalaman sejarah masa lalu memberikan kesadaran bahwa kita akan menjadi bangsa yang besar dan kuat bila menjadi satu kesatuan.

Perilaku yang menunjukkan mencintai persatuan dan kesatuan harus tampak dalam kehidupan kita sehari-hari. ”Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh” merupakan suatu ungkapan yang menyatakan betapa besarnya arti persatuan dan kesatuan. Apabila bersatu padu, kita tidak hanya teguh dalam arti lebih kuat dalam menghadapi permasalahan, tetapi juga mampu menyelesaikan persoalan yang tidak dapat kita selesaikan sendiri.

  1. Metode Pembelajaran
  2. Pendekatan : Saintifik (Discovery Learning)
  3. Metode : Diskusi
  4. Model                 : Mewawancarai Nara Sumber
  1. Media Pembelajaran
  2. Media Pembelajaran: LCD, Netbook, Kitab Suci Alqur,an, Gambar  Keberagaman Bangsa Indonesia , Video
  3. Alat/ Bahan :   Papan tulis, Spidol, Panduan Lagu Nasional
  1. Sumber Pembelajaran
  2. Kitab Suci Alqur’an
  3. Buku Guru dan Buku Siswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Untuk SMP/MTs Kelas VII, Kementerian

Pendidikan dan  Kebudayaan Republik Indonesia 2016;

  1. Internet
  1. Langka-langkah Pembelajaran

      

Pertemuan Ketiga (120 menit )
NoKegiatanProses PembelajaranAlokkasi Waktu
1PendahuluanPersiapan1

2

Guru menyampaikan ucapan  salam kepada peserta didik

Guru menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dengan diawali pembacaan Alqur’an QS At-Tiin

5 menit

5 menit

Absensi3Guru menanyakan kehadiran peserta didik serta kebersihan  dan kerapihan  kelas , kesiapan  buku tulis  dan sumber belajar5 menit
Motivasi4Guru memberikan motivasi  dengan membimbing siswa untuk menyanyikan lagu wajib nasional  ” Dari Sabang sampai Merauke”5 menit
Apersepsi5

 

Guru  melakukan tanya  jawab seputar pemahaman peserta didik terhadap Kerjasama  dalam Bidang Kehidupan Ekonomi.Pertahanan keamanan dan Antarumat Beragama  dan menjajagi pemahaman tentang  Makna Semboyan Bhineka Tunggal Ika dan  memberikan apresiasi atas jawaban peserta didik5 menit
6Guru menyampaikan  kompetensi dasar , indikator pencapaian  kompetensi yang akan dicapai, manfaat pembelajaran, cara penilaian dalam pembelajaran serta peta konsep dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.

 

5 menit
2IntiMengamati1

2

Guru membimbing peserta didik untuk membagi diri  menjadi 6 kelompok

Guru meminta peserta didik mengamati gambar Keberagaman Bangsa Indonesia  dan   mencatat hal-hal yang penting atau yang ingin diketahui dalam gambar  tersebut. Guru dapat memberi penjelasan singkat tentang gambar, sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu peserta didik berkaitan dengan Makna Bhineka Tunggal ika

5 menit

10 menit

 

Menanya3

4

Guru meminta peserta didik secara kelompok menyusun pertanyaan dari  wacana yang berkaitan dengan Makna Bhineka Tunggal Ika Guru  membimbing  peserta didik menyusun pertanyaan  :

a. Jelaskan bahwa  sebagai bangsa Indonesia , maka setiap warga negara harus

memahami makna Bhineka tunggal Ika ! Hal: 125

b. Jelaskan bahwa arti penting kerjasama dalam masyarakat  akan memperkokoh

persatuan dan kesatuan bangsa ! Hal : 126

c. Jelaskan bahwa setiap warga negara harus menjauhkan diri dari sikap

Eksklusivisme !Hal : 126

d. Jelaskan bahwa semangat persatuan dan kesatuan terwujud dengan terbentuknya

NKRI!  Hal:126

e. Jelaskan bahwa perilaku mencintai persatuan dan kesatuan  harus tampak dalam

kehidupan sehari-hari ! Hal : 126

f.  Berikan masing-masing 3 (tiga) contoh  perilaku  yang menunjukan persatuan dan

kesatuan dalam  kehidupan keluarga, sekolah  dan masyarakat ! Bebas (sesuai

pendapat kelompok)

Guru mengamati keterampilan peserta didik secara perorangan   dan kelompok   dalam menyusun pertanyaan.

10 menit

 

Mencari Informasi5Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dengan melakukan kajian dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun, juga mencari melalui sumber belajar lain seperti buku referensi lain atau  internet.15 menit
Mengasosiasi6Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan hubungan atas   berbagai informasi yang sudah diperoleh sebelumnya5 menit
Mengomunikasikan7

8

9

10

Guru membimbing kelompok untuk mempersentasikan  hasil informasi  kelompok

Guru mendiskusikan dan membuat kesepakatan tentang tata tertib selama penyajian materi oleh kelompok:

a)  Setiap peserta didik saling menghormati pendapat orang lain.

b)  Mengangkat tangan sebelum memberikan pertanyaanatau menyampaikan

pendapat.

c)  Menyampaikan pertanyaan atau pendapat setelah dipersilahkan oleh guru

(moderator).

d)  Menggunakan bahasa yang sopan saat menyampaikan pertanyaan ata pendapat.

e)  Berbicara secara bergantian dan tidak memotong pembicaraan orang lain.

Guru membimbing sebagai moderator kegiatan penyajian kelompok secara bergantian sesuai tata cara yang disepakati sebelumnya.

Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi, dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan  penghargaan bila jawaban benar dengan pujian atau tepuk tangan bersama.

20 menit
3PenutupMenyimpul

Kan

1Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran

melalui tanya jawab secara klasikal.

5 menit
Refleksi2

3

Guru melakukan refleksi  pembelajarandengan peserta didik tentang : a. Apa manfaat yang diperoleh dari mempelajari  tentang  Makna Bhineka Tunggal Ika

b. Sikap apa yang kalian peroleh dan harus dimanifestasikan dalam  kehidupan sehari-

hari dari pembelajaran ini ?

c.  Ketrampilan apa yang kalian peroleh dalam pembelajaran ini ?

d.  Renungkan Kembali  apa yang akan terjadi jika dalam masyarakat  ada yang

bersikap eksklusivisme ?

Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil telaah kelompok.

5 menit
Post Test/

Tes Akhir

4Guru memberikan pertanyaan tes akhir secara tertulis :

1. Jelaskan  arti Bhineka Tunggal Ika !

2. Apa yang dimaksud eksklusivisme ?

3. Mengapa  setiap warga negara Indonesia harus menjauhkan diri

dari Sikap Eksklusivisme ?

4. Tuliskan  3 (tiga) peribahasa yang  bermakna  nilai persatuan dan

kesatuan !

5. Berikan contoh perilaku yang menjunjung  nilai-nilai persatuan  di

lingkungan sekolah !

 

10 menit
Penugasan

 

5

6

Coba buat kliping dari guntingan koran mengenai kegiatan kerjasama di lingkungan masyarakat!

Untuk minggu yang akan datang  Bacalah Buku Paket PPKn tentang

“Arti Penting Kerjasama dalam Berbagai Bidang Kehidupan “ Hal: 126

5 menit

 

  1. Penilaian Hasil Pembelajaran
  2. Penilaian Kompetensi Sikap
  3. Teknik Penilaian : Pengamatan/Observasi
  4. Prosedur Penilaian :
  5. Instrumen Penilaian

1) Jenis/ Teknik Penilaian                             : Pengamatan Sikap

2) Bentuk Instrumen dan Instrumen             :

 

Kelas                : VII (  )

Hari/Tanggal    : Senin/ 29 Agustus 2016

Pertemuan Ke  : 1 (satu)

Materi Pokok    : Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara

NoNama Peserta DidikAspek Penilaian
Kompetensi SpiritualKompetensi Sosial
Mensyukuri

Pancasila

Menghargai

Pahlawan

PeduliDisiplinTanggung

jawab

1      
2      
3      
4      
5      
6      
7      
8      
9      
10      

 

         3) Pedoman Penskoran

Skor penilaian menggunakan skala 1-4, yaitu :

Skor 1 apabila peserta didik tidak pernah sesuai aspek sikap yang dinilai.

Skor 2 apabila peserta didik kadang-kadang sesuai aspek sikap yang dinilai.

Skor 3 apabila peserta didik sering sesuai aspek sikap yang dinilai.

Skor 4 apabila peserta didik selalu sesuai dengan aspek sikap yang dinilai.

Jika contoh penilaian terjadi seperti yang ditampilkan di atas, nilai untuk Ani adalah berdasarkan modus

(skor yang paling banyak muncul), yakni 4 atau Sangat Baik.

  1. Penilaian Kompetensi Pengetahuan

1) Teknik                                     : Observasi Selama Diskusi

2)  Bentuk Instrumen :

 

Kelas            : VII (  )

Semester      :  1 (satu)

Materi Pokok : Permunusan dan Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara

NoNama Peserta DidikJawaban
Menjawab

Saja

MendefinisikanMendefinisikan

dengan  Uraian

Mendefinisikan

dengan Penjelasan Logis

1234
1     
2     
3     
4     
5     
6     

 

3)  Pedoman Penskoran          :

Penskoran aktivitas diberi skor rentang 1-4, dan nilai maksimal 100. Adapun kriteria skor diantaranya sebagai

berikut.

Skor 1 jika jawaban hanya berupaya menjawab saja.

Skor 2 jika jawaban berupa mendefinisikan.

Skor 3 jika jawaban berupa mendefinisikan dan sedikit uraian.

Skor 4 jika jawaban berupa mendefinisikan dan penjelasan logis.

Nilai = Skor Perolehan × 25

  1. Penilaian Kompetensi Keterampilan

1) Teknik                                     : Observasi Dalam Presentasi

2)  Bentuk Instrumen :

 

Materi: Perumusan dan Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara

NoNama Peserta DidikKemampuan

Bertanya

Kemampuan

Berargumentasi

Memberi

Masukan

Mengapresiasi
4   3   2   14   3   2   14   3   2   14   3   2   1
1     
2     
3     
4     
5     
6     

 

3)  Pedoman Penskoran          :

NoAspekPenskoran
1Kemampuan BertanyaSkor 4 apabila selalu bertanya.

Skor 3 apabila sering bertanya.

Skor 2 apabila kadang-kadang bertanya.

Skor 1 apabila tidak pernah bertanya.

2Kemampuan BerargumentasiSkor 4 apabila materi/jawaban benar, rasional, dan jelas.

Skor 3 apabila materi/jawaban benar, rasional, dan tidak jelas.

Skor 2 apabila materi/jawaban benar, tidak rasional, dan tidak jelas.

Skor 1 apabila materi/jawaban tidak benar, tidak rasional, dan tidak jelas.

3Memberi MasukanSkor 4 apabila selalu memberi masukan.

Skor 3 apabila sering memberi masukan.

Skor 2 apabila kadang-kadang memberi masukan.

Skor 1 apabila tidak pernah memberi masukan.

4MengapresiasiSkor 4 apabila selalu memberikan pujian.

Skor 3 apabila sering memberikan pujian.

Skor 2 apabila kadang-kadang memberi pujian.

Skor 1 apabila tidak pernah memberi pujian.

Keterangan : Diisi dengan tanda ceklist

Kategori Penilaian : 4 = sangat baik, 3 = baik, 2 = cukup, 1 = kurang

Nilai = Skor Perolehan × 50

2

                Pembelajaran Pengayaan dan Remedial

 

                         Pengayaan

Kegiatan pembelajaran pengayaan  diberikan  kepada  siswa  yang  telah  menguasai  materi  dan  secara pribadi

sudah  mampu  memahami  Makna Bhineka Tunggal Ika  Bentuk  pengayaan

sebagai berikut:

  1. Guru memberikan tugas untuk  mempelajari  lebih  lanjut tentang materi pokok dari berbagai sumber dan mencatat

hal-hal penting. Selanjutnya menyajikan dalam bentuk laporan tertulis atau membacakan di depan kelas.

  1. Peserta didik membantu peserta didik lain yang belum tuntas dengan pembelajaran tutor sebaya.

Remedial

Remedial dilaksanakan untuk siswa yang  belum  menguasai  materi dan belum mampu  memahami  Makna Bhineka Tunggal Ika  Kegiatan remedial dilakukan dengan  mengulang  materi pembelajaran apabila peserta didik yang sudah tuntas di bawah 75%. Sedangkan apabila peserta didik yang sudah tuntas lebih dari 75% maka kegiatan remedial dilakukan dengan :

(1)  Mengulang materi pokok di luar jam tatap muka bagi peserta didik yang belum tuntas,

(2)  Memberikan penugasan kepada peserta didik yang belum tuntas,

(3)  Memberikan kesempatan untuk tes perbaikan. Perlu diperhatikan bahwa materi yang diulang atau dites kembali

adalah materi pokok atau keterampilan yang berdasarkan analisis belumdikuasai oleh peserta didik.      Kegiatan

remedial  bagi  kompetensi  sikap  dilakukan  dalam  bentuk  pembinaan  secara  holistis,  yang  melibatkan  guru

bimbingan konseling dan orang tua.

Interaksi Guru dan Orang Tua

Interakasi guru dengan orang tua sebagai berikut;

  1. Guru meminta kerjasama dengan orang tua untuk mendampingi peserta didik mempersiapkan sosiodrama.
  2. Guru meminta peserta didik memperlihatkan hasil pekerjaan yang telah dinilai/ dikomentari guru kepada orang

tuanya. Kemudian orang tua mengomentari hasil pekerjaan siswa. Orang tua dapat menuliskan apresiasi kepada

anak sebagai bukti perhatian mereka agar anak senantiasa meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap

.    Hasil penilaian yang telah diparaf guru dan orang tua kemudian disimpan dan menjadi portofolio siswa.

Tags: