Beranda KUMPULAN RPP TERBARU RPP K13 BAHASA INDONESIA KELAS 8 REVISI 2017 KD 3.6 DAN...

TERBARU RPP K13 BAHASA INDONESIA KELAS 8 REVISI 2017 KD 3.6 DAN 4.6 Teks Eksposisi Artikel Ilmiah Popular

598
0
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 6

Sekolah                                   :   SMP ………….

 

Mata Pelajaran                        :   Bahasa Indonesia

 

Kelas/Semester                      :   VIII/1

 

Materi Pokok                          :   Teks Eksposisi Artikel Ilmiah Popular

 

Alokasi Waktu                         :   6 x 40 menit  (3 pertemuan)

 

 

A.      KOMPETENSI INTI

 

1.       Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

 

2.       Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya

 

3.      Memahami dan menerapkanpengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.

 

4.      Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranahkonkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
B.       KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.6
Mengidentifikasi struktur, unsur kebahasaan, dan aspek lisan dalam teks eksposisi artikel ilmiah popular (lingkungan hidup, kondisi sosial, dan/atau keberagaman budaya, dll) yang diperdengarkan atau dibaca
3.6.1
3.6.2
Menentukan struktur teks eksposisi
Menentukan kaidah kebahasaan teks eksposisi
4.6
Menyajikan gagasan dan pendapat ke dalam bentuk teks eksposisi artikel ilmiah popular popular (lingkungan hidup, kondisi sosial, dan/atau keberagaman budaya, dll) secara lisan dan tertulis dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, dan aspek lisan
4.6.1
4.6.2
Menyusun teks eksposisi
Menyunting teks eksposisi

 

 

C.      TUJUAN PEMBELAJARAN

 

Pertemuan Pertama

 

Setelah mengikuti pembelajaran tentang teks eksposisi, siswa diharapkan dapat:

 

1.    menentukan struktur teks eksposisi secara benar .

 

2.    menentukan kaidah kebahasaan teks eksposisi secara benar.

 

Pertemuan Kedua

 

Setelah mengikuti pembelajaran tentang teks eksposisi, siswa diharapkan dapat menyusun teks eksposisi secara benar.

 

 

Pertemuan Ketiga

 

Setelah mengikuti pembelajaran tentang teks eksposisi, siswa diharapkan dapat menyunting dan menulis final teks eksposisi berdasarkan hasil penyuntingan dengan baik dan  benar.

 

 

 

D.      MATERI PEMBELAJARAN

 

1.      Struktur teks eksposisi

 

2.      Kaidah kebahasaan teks ekposisi

 

3.      Langkah-langkah menyusun teks eksposisi

 

4.      Menyunting teks eksposisi

 

 

E.       METODE/MODEL PEMBELAJARAN

 

–          Saintifik

 

 

F.       MEDIA/ALAT, BAHAN DAN SUMBER BELAJAR

 

1.      Media:

 

–          LCD proyektor

 

 

2.      Bahan :

 

a.      Gambar dan video tentang lingkungan hidup, kondisi sosial, dan keberagaman budaya

 

b.      Teks eksposisi

 

 

3.      Sumber belajar:

 

Harsiati, Titik dkk. 2016 Buku Siswa Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas 8. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian, Balitbang, Kemdikbud, Hlm, 243-253.

 

Harsiati, Titik dkk. 2016. Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas 8.   Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian, Balitbang, Kemdikbud. Hlm, 117-121.

 

Kemdikbud. 2016. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia edisi 4. Badan Jakarta: Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. .

 

 

G.      KEGIATAN PEMBELAJARAN

 

Pertemuan Pertama

 

Langkah/
Tahap
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Pendahuluan
–       Guru membuka kegiatan pembelajaran denganberdoa. (PPK)
–       Guru menanyakan ketidakhadiran siswa.
–       Guru menyampaikan KD, indikator, dan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan.
–       Guru dan siswa menyepakati langkah-langkah kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mencapai kompetensi.
1          10’
Kegiatan Inti
–       Siswa mengamati teks eksposisi yang sudah disediakan guru (literasi).
–       Siswa menanyakan teks eksposisi yang sudah dibaca.
–       Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari empat orang. (4C-collaboration)
–       Siswa dalam kelompok mengidentifikasi struktur teks eksposisi. (HOTS0
–       Siswa dalam kelompok mengidentifikasi kaidah kebahasaan teks eksposisi
–       Masing-masing kelompok mencari informasi dari berbagai sumber informasi atau berdiskusi dengan anggota kelompoknya tentang teks eksposisi.
–       Siswa mempresentasikan hasil kerja diskusi kelompok di depan kelas. (4C-communication)
–       Siswa lain diberi kesempatan untuk menyampaikan tanggapan.
60’
Penutup
–       Guru memberi penguatan terkait dengan materi yang telah dipelajari.
–       Siswa dibantu oleh guru menyimpulkan hasil pembelajaran yang telah berlangsung.
–       Siswa menerima tugas dari guru untuk menemukan struktur dan kaidah kebahasaan teks eksposisi. (HOTS)
–       Siswa merefleksi proses KBM yang berlangsung.
–       Guru beserta siswa mengakhiri kegiatan belajar mengajar dengan mengucap syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa.
10’

 

 

Pertemuan Kedua

 

 

Langkah/
Tahap
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Pendahuluan
–       Guru membuka kegiatan pembelajaran dengan berdoa.
–       Guru menanyakan ketidakhadiran siswa.
–       Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan.
–       Guru memberikan motivasi kepada siswa
–       Guru dan siswa menyepakati langkah-langkah kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mencapai kompetensi.
1          10’
Kegiatan Inti
–       Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri atas empat orang.
–       Siswa mengamati gambar tentang isu-isu sosial dan budaya masyarakat Indonesia (literasi).
–    Dengan dipandu guru, secara perseorangan siswamenyusun teks eksposisi.
60’
Penutup
–       Siswa dan guru menyimpulkan hasil pembelajaran yang telah berlangsung.
–       Siswa menerima tugas dari guru, yaitu menyusun teks eksposisi.
–       Guru beserta siswa mengakhiri kegiatan belajar mengajar dengan mengucap syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa.
10’

 

Pertemuan Ketiga

 

Langkah/
Tahap
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Pendahuluan
–       Guru membuka kegiatan pembelajaran dengan berdoa.
–       Guru menanyakan ketidakhadiran siswa.
–       Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan.
–       Guru memberikan motivasi kepada siswa
–       Guru dan siswa menyepakati langkah-langkah kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mencapai kompetensi.
1          10’
Kegiatan Inti
–       Masih dalam kelompok yang sama siswa saling menukarkan hasil kerjanya (teks eksposisi)
–       Setiap siswa menyunting teks eksposisi siswa lain.
–       Siswa saling  menyampaikan hasil penyuntingannya.
–       Siswa menulis final teks eksposisi berdasarkan hasil penyuntingan teman.
60’
Penutup
–       Siswa dan guru menyimpulkan hasil pembelajaran yang telah berlangsung.
–       Siswa menerima tugas dari guru, yaitu menyusun teks eksposisi.
–       Guru beserta siswa mengakhiri kegiatan belajar mengajar dengan mengucap syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa.
10’

 

 

 

H.      PENILAIAN, PEMBELAJARAN REMEDIAL, DAN PENGAYAAN        

 

1.    Teknik Penilaian

 

a.        Sikap (spiritual dan sosial)

 

Observasi (jurnal)

 

b.        Pengetahuan

 

1)        Tes tertulis (Uraian)

 

2)        Penugasan (Lembar Kerja)

 

c.         Keterampilan :

 

Praktik (Penilaian Praktik)

 

2.   Pembelajaran Remedial

 

Kegiatan pembelajaran remedial antara lain dalam bentuk:

 

•    pembelajaran ulang

 

•    bimbingan perorangan

 

•    belajar kelompok

 

•    pemanfaatan tutor sebaya

 

bagi siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar sesuai hasil analisis penilaian.

 

 

3.   Pembelajaran Pengayaan

 

Berdasarkan hasil analisis penilaian, siswa yang sudah mencapai ketuntasan belajar diberi kegiatan pembelajaran pengayaan untuk perluasan dan/atau pendalaman materi (kompetensi) antara lain dalam bentuk tugas mengerjakan soal-soal dengan tingkat kesulitan lebih tinggi atau meringkas buku-buku referensi.

 

 

 

 

 

                                                                        ……………., 15 Juli 2017

 

Mengetahui,

 

Kepala,                                                           Guru,

 

 

 

 

…………………………..                                 ………………………………

 

NIP ……………………                                  NIP  ……………………

 

LAMPIRAN MATERI TEKS EKSPOSISI

 

PENGERTIAN TEKS EKSPOSISI

 

Teks eksposisi yaitu sebuah paragraf atau karangan yang di dalamnya mengandung sejumlah informasi yang isi dari paragraph tersebut ditulis dengan tujuan untuk menjabarkan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, padat dan akurat.

 

CIRI-CIRI TEKS EKSPOSISI

 

a.       Gaya informasinya persuasif atau mengajak

 

b.       Penyampaian teksnya secara jelas, lugas dan menggunakan bahasa yang baku

 

c.        Menjabarkan informasi-informasi pengetahuan

 

d.       Bersifat tidak memihak yang artinya tidak memaksakan kemauan dari penulis terhadap pembacanya

 

e.        Teks Eksposisi bersifat netral dan objektif

 

f.         Penjelasannya disertai data-data yang akurat dan terpercaya

 

g.       Menyajikan sebuah fakta yang digunakan sebagai alat konkritasi dan kontribusi

 

STRUKTUR TEKS EKSPOSISI

 

A. Tesis Atau Pernyataan Pendapat

 

Tesis adalah suatu bagian yang mempunyai isi berupa sudut pandang dari penulis terhadap setiap masalah yang akan dibahas topiknya.

 

 

B. Argumentasi

 

Argumentasi adalah suatu bentuk alasan atau bukti yang digunakan dalam mengokohkan atau memperkuat pendapat dalam sebuah tesis, walaupun pada prakteknya argumentasi dapat digunakan untuk menyanggah bahkan menolak sebuah pernyataan.

 

 

C. Penegasan Ulang Pendapat

 

Bagian ini merupakan sebuah kesimpulan yang menegaskan kembali dari tesis yang dibicarakan di awal teks eksposisi dan penguat argumentasi yang ditunjang oleh fakta.

 

KAIDAH TEKS EKSPOSISI

 

Unsur kebahasaan yaitu bagian-bagian yang menyusun teks eksposisi. Unsur kebahasaan yang ada pada teks eksposisi di antaranya adalah pronomina, konjungsi dan kata leksikal.

 

A. Pronomina

 

Pronomina yaitu kata ganti orang yang dapat digunakan terutama pada saat pernyataan pendapat pribadi diungkapkan. Pronomina dapat dikelompokkan menjadi dua bagian :

 

1.      Pronomina Persona (kata ganti orang) yakni persona tunggal. Misalnya : Ia, Dia, Anda, Kamu, Aku, Saudara, -nya, -mu, -ku, si-. Dan pesona jamak contohnya seperti : Kita, Kami, Kalian, Mereka, Hadirin, Para.

 

2.      Pronomina Nonpersona (kata ganti bukan orang) yakni pronomina penunjuk, misalnya adalah : Ini, Itu, Sini, Situ, Sana. Dan pronomina penanya, misalnya : Apa, Mana dan Siapa.

 

 

B. Konjungsi

 

Konjungsi atau kata penghubung digunakan dalam teks eksposisi untuk memperkuat argumentasi. Berikut ini adalah jenis konjungsi yang dapat kita jumpai dalam teks eksposisi :

 

1.      Konjungsi waktu : sebelum, setelah itu, kemudian sesudah, setelah, lalu

 

2.      Konjungsi gabungan : dengan serta, dan,

 

3.      Konjungsi pembatasan : asal, selain kecuali

 

4.      Konjungsi tujuan : supaya, agar, untuk

 

5.      Konjungsi persyaratan : asalkan, bilamana, apabila jika, jikalau, apabila, bila

 

6.      Konjungsi perincian : adalah, yaitu, antara lain, yakni, ialah

 

7.      Konjungsi sebab-akibat : akibat, akibatnya, sehingga, karena, sebab

 

8.      Konjungsi pertentangan : namun, melainkan, sedangkan, akan tetapi, tetapi

 

9.      Konjungsi pilihan : atau

 

10.  Konjungsi penguatan/penegasan : hanya, lagi pula, itu pun, apalagi, bahkan

 

11.  Konjungsi penjelasan : bahwa

 

12.  Konjungsi perbandingan : serupa, ibarat, bagai, seperti,

 

13.  Konjungsi penyimpulan : jadi, dengan demikian oleh sebab itu, oleh karena itu

 

 

C. Kata Leksikal

 

1.      Nomina : kata yang mengacu pada benda, baik berupa benda nyata ataupun abstrak.

 

2.      Verba : kata yang mengandung makna dasar perbuatan, proses atau keadaan yang bukan sifat.

 

3.      Adjektiv : kata yang digunakani untuk menggambarkan sifat atau keadaan orang, benda dan binatang.

 

4.      Adverbia : kata yang melengkapi atau memaparkan informasi berupa keterangan tempat, waktu, suasana, alat, cara dan lain sebagainya.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

http://www.notepam.com/teks-eksposisi/ . Diakses 19 Mei 2017 pukul 10.10 WIB.
LAMPIRAN PENILAIAN
1.      Penilaian Sikap

 

Petunjuk:

 

a.       Amati perkembangan sikap siswa menggunakan instrumen jurnal pada setiap pertemuan.

 

b.      Isi jurnal dengan menuliskan sikap atau perilaku siswa yang menonjol, baik yang positif maupun negatif. Untuk siswa yang pernah memiliki catatan perilaku kurang baik dalam jurnal, apabila telah menunjukkan perilaku (menuju) yang diharapkan, perilaku tersebut dituliskan dalam jurnal (meskipun belum menonjol)

 

 

Jurnal Perkembangan Sikap Sosial

 

 

Nama Sekolah             :   SMP

 

Kelas/Semester            :  VII/2

 

Tahun Pelajaran           :  2017/2018

 

 

No.
Tanggal
Nama Siswa
Catatan Perilaku
Butir Sikap

 

 

2.      Penilaian Kompetensi Pengetahuan

 

a.       Teknik             : tes tertulis

 

b.      Bentuk            : uraian

 

c.       Indikator soal/Kisi-kisi:

 

No
Materi
Indikator
Bentuk tes
No. Soal
1.
Teks eksposisi
Disajikan teks eksposisi, siswa mampu
1.      Menentukan struktur teks eksposisi
2.      Menentukan kaidah kebahasaan teks eksposisi
Uraian
1
2, 3, 4

 

 

d.      Butir soal                     :

 

Bacalah teks eksposisi berikut!

 

 

Di saat kondisi perekonomian global yang tengah krisis, torehan pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan hasil yang positif.
Jika dibandingkan, pada triwulan kedua tahun ini dengan periode yang sama tahun lalu, ekonomi Indonesia meningkat kurang lebih 6,4 persen.
Pertumbuhan ini tetap masih terpusat di Pulau Jawa dengan peningkatan sebesar 57,5%. Apabila di akumulasikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia semester I tahun 2012 lebih baik dibandingkan dengan semester I tahun 2011 yang tumbuh sekitar 6,3%.
Akan tetapi, pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai mengalami bias atau anomali. Hal ini dikatakan oleh Salamuddin Daeng, pengamat ekonomi Indonesia for Global Justice. Ia berpendapat, pertumbuhan ekonomi ini tidak diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tidak hanya itu, Daeng juga memaparkan, sekurang-kurangnya ada empat faktor yang membuat ekonomi Indonesia mengalami bias.
Pertama, perekonomian Indonesia lebih banyak ditengarai oleh utang asing yang nilainya terus meningkat.
“Utang Indonesia mencapai Rp. 2.865 triliun. Utang asing pemerintah meningkat setiap tahunnya. Utang ini menjadi sumber penghasilan utama pemerintah dan menjadi pendorong tumbuhnya ekonomi Indonesia,” ujar Daeng.
Kedua, peningkatan konsumsi masyarakat dinilai ikut mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Konsumsi masyarakat yang meningkat bersumber dari harga sandang pangan yang mengalami kenaikan, serta disokong oleh pertumbuhan kredit terutama kredit konsumsi.
Ketiga, ekonomi Indonesia pertumbuhannya didorong oleh ekspor bahan mentah, contohnya hasil perkebunan, hutan, migas dan bahan tambang, sehingga kurang menciptakan nilai tambah dan lapangan pekerjaan.
Faktor terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia didorong oleh penanaman asing yang menjadikan sumber daya alam Indonesia makin dikuasai asing.
Di lain pihak, A Tony Prasetiantono, Pengamat Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada, menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia ditopang oleh sektor domestik.
Menurutnya, dampak krisis global melalui defisit neraca perdagangan dan penurunan ekspor baru akan terasa pada kuartal ketiga dan keempat tahun ini. Ia menilai kontribusi ekspor terhadap PDB tidak besar.
Selaras dengan itu, ekonom Mirza Adityaswara berpendapat bahwa sejumlah sektor ekonomi dalam negeri tumbuh karena didorong oleh suku bunga rendah. Hal ini tampak dari peningkatan kredit yang mencapai 26-28% sekaligus didukung oleh harga BBM yang rendah sebab masih disubsidi oleh pemerintah.
Lebih lanjut Mirza meyampaikan, sektor yang berorientasi dalam negeri mengalami pertumbuhan tinggi, misalnya otomotif, manufaktur, transportasi, komunikasi, dan perdagangan.
Dampaknya pertumbuhan sektor yang berorientasi dalam negeri memiliki kecenderungan defisit neraca perdagangan yang semakin besar.
Menurut A Tony Prasetiantono, belanja pemerintah yang lebih cepat dan besar juga sangat membantu pertumbuhan. Seiring dengan hal itu, tingkat inflasi yang berada di bawah 5 % cukup membantu, walaupun hal tersebut ada dampaknya, yakni nilai subsidi energi yang terus membengkak yang sebetulnya tidak sehat.

 

 

Setelah membaca teks eksposisi tersebut, jawablah soal-soal berikut!

 

1.      Analisislah struktur teks eksposisi tersebut!

 

2.      Sebutkan 3 penggunaan pronominal dalam teks eksposisi tersebut!

 

3.      Sebutkan 3 penggunaan konjungsi dalam teks eksposisi tersebut!

 

4.      Sebutkan 3 penggunaan kata leksikal dalam teks eksposisi tersebut!

Pedoman Penskoran

 

No.
Deskriptor
Skor
1.
Dapat menganalisis struktur teks eksposisi dengan benar
3
2.
Dapat menyebutkan 3 pronomina dengan benar
3
3.
Dapat menyebutkan 3 konjungsi dengan benar
3
4.
Dapat menyebutkan 3 kata leksikal dengan benar
3

 

 

Skor maksimal = 12

 

Nilai = (skor perolehan : skor maksimal) x 100

 

 

Kunci jawaban

 

1.      Tesis : Di saat kondisi perekonomian global yang tengah krisis, torehan pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan hasil yang positif. Jika dibandingkan, pada triwulan kedua tahun ini dengan periode yang sama tahun lalu, ekonomi Indonesia meningkat kurang lebih 6,4 persen. Pertumbuhan ini tetap masih terpusat di Pulau Jawa dengan peningkatan sebesar 57,5%. Apabila di akumulasikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia semester I tahun 2012 lebih baik dibandingkan dengan semester I tahun 2011 yang tumbuh sekitar 6,3%.

 

Argumentasi : Akan tetapi, pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai mengalami bias atau anomali. Hal ini dikatakan oleh Salamuddin Daeng, pengamat ekonomi Indonesia for Global Justice. Ia berpendapat, pertumbuhan ekonomi ini tidak diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya itu, Daeng juga memaparkan, sekurang-kurangnya ada empat faktor yang membuat ekonomi Indonesia mengalami bias. Pertama, perekonomian Indonesia lebih banyak ditengarai oleh utang asing yang nilainya terus meningkat. “Utang Indonesia mencapai Rp. 2.865 triliun. Utang asing pemerintah meningkat setiap tahunnya. Utang ini menjadi sumber penghasilan utama pemerintah dan menjadi pendorong tumbuhnya ekonomi Indonesia,” ujar Daeng….

 

Penegasan Ulang : Menurut A Tony Prasetiantono, belanja pemerintah yang lebih cepat dan besar juga sangat membantu pertumbuhan. Seiring dengan hal itu, tingkat inflasi yang berada di bawah 5 % cukup membantu, walaupun hal tersebut ada dampaknya, yakni nilai subsidi energi yang terus membengkak yang sebetulnya tidak sehat.

 

2.      Ia, ini, -nya.

 

3.      Jika, dengan, dan

 

4.      Meyampaikan (Verba), Daeng (Nomina), di Pulau Jawa (Adverbial)

 

3.      Penilaian Kompetensi Keterampilan

 

a.       Teknik             :  kinerja/praktik

 

b.      Indikator soal/Kisi-kisi:

 

 

No
Materi
Indikator
Bentuk tes
1.
Teks eksposisi
Disajikan surat pribadi, siswa mampu
1.      Menyusun teks eksposisi
2.      Menyunting teks eksposisi.
Produk

 

 

c.       Butir soal

 

Perhatikan gambar berikut!

 

 

Tulislah sebuah teks eksposisi berdasarkan gambar yang kamu amati. Setelah selesai, tukarkan dengan kelompok lain untuk dikoreksi!

 

 

Pedoman penskoran

 

 

No.
Deskriptor
Skor
1.
Dapat menulis teks eksposisi dengan struktur yang benar
5
2.
Dapat menulis teks eksposisi dengan unsur kebahasaan yang tepat
5
3.
Dapat menulis teks eksposisi dengan gagasan yang padu
5
4.
Dapat menulis teks eksposisi dengan ejaan yang benar
5

 

 

Skor maksimal = 20

 

Nilai = (skor perolehan : skor maksimal) x 100

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here