Beranda BAHASA INDONESIA SOAL MID BAHASA INDONESIA KELAS VII (K13)

SOAL MID BAHASA INDONESIA KELAS VII (K13)

150
0

 

                 

 

Nama              :                                                                                   Hari / tanggal            :

Kelas               : VII                                                     

 

Petunjuk Pelaksanaan Ujian MID

  1. Bacalah do’a sebelum bekerja, dan ingatlah bahwa Allah selalu mengawasi
  2. Kerjakanlah soal yang kamu paling anggap mudah terlebih
  3. Periksalah terlebih dahulu pekerjaanmu sebelum dikumpulkan pada
  4. Keluarlah dari ruangan dengan tertib, tanpa meninggalkan

 

 

 

 

Bacalah teks di bawah ini untuk menjawab soal nomor 1 dan 2!

Aku menoleh ke tukang becak yang berhenti tepat di depan gapura kampung. Yusuf turun dan berdiri di sana sambil tetap memegangi kemudi becak. Sambil berjalan, aku menoleh kembali dan dia tetap diam bagaikan sebuah monumen. Sesampai di rumah, aku ceritakan pengalamanku pada ibu. Lama ibuku terdiam dan menatapku dan baru kemudian berkata, “Rasanya kamu perlu mencoba jadi tukang becak.”

 

  1. Berdasarkan tujuannya, teks tersebut bersifat ….
  2. menjelaskan
  3. menceritakan
  4. menggambarkan
  5. menyakinkan

 

  1. Paragraf tersebut tergolong ke dalam jenis teks ….
  2. deskripsi
  3. eksposisi
  4. narasi
  5. eksplanasi

 

Bacalah teks di bawah ini untuk menjawab soal nomor 3 dan 4!

Gadis itu didudukan dengan rambut yang diatur rapi di sebuah ruangan kecil. Pada leher si gadis itu, digantungkan kalung dari gigi-gigi hewan.

 

  1. Paragraf di atas berkategori sebagai teks ….
  2. narasi
  3. eksplanasi
  4. eksposisi
  5. deskripsi

 

  1. Ide pokok teks tersebut di atas adalah ….
  2. gadis itu
  3. ruangan kecil
  4. rambut
  5. leher

 

  1. Perhatikan paragraf berikut!

Kawasan sekitar Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng, Jakarta, dibanjiri lautan manusia. Kerumunan orang tua, muda, dan anak-anak di mana-mana. Sebagian tampak berjejer di pinggir jalan masuk. Sebagian lagi duduk-duduk beralas koran dan rumput. Ada juga yang duduk santai di atas motor dan mobil yang diparkir seenaknya di kiri dan kanan jalan masuk menuju bandara.

 

Paragraf di atas dikategorikan sebagai teks deksripsi karena ….

  1. menggunakan fakta-fakta yang jelas.
  2. menggambarkan suatu kawasan dengan terperinci
  3. memaparkan sekitar bandara dengan suasana tertentu.
  4. memerinci suatu fakta lapangan dengan pola yang sesuai.

 

Bacalah teks di bawah ini untuk menjawab soal nomor 6 dan 7!

Alunan nada yang membentuk harmonisasi lagu menggema di halaman kampus Universitas Padjadjaran Jalan Dipati Ukur Bandung, Senin (27/8) siang. Lebih dari sepuluh ribu pasang tangan memainkan alat musik tradisional angklung dan memanjakan ribuan pasang telinga yang mendengarnya. Ribuan mahasiswa baru dan civitas academica Unpad memainkan alat musik tradisional angklung. Mereka begitu kompak. Permainan mereka begitu memukau para penonton. Acara yang merupakan rangkaian acara Dies Natalis Unpad itu membuat Menteri Kebudayaan dan Pariwisata ikut terpukau.

 

  1. Paragraf dikembangkan pola tematis. Hal itu dapat dibuktikan dengan ….
  2. ide poko lebih dari satu.
  3. banyaknya tema dalam paragraf itu.
  4. memiliki dua tema, yakni di awal dan di akhir paragraf.
  5. kalimat-kalimatnya mengemukakan tema atau persoalan berbeda.

 

  1. Berikut yang tidak termasuk tema dalam teks tersebut adalah ….
  2. harmonisasi alunan nada orkestra
  3. kepiawaian para pemain orkestra
  4. keterpukauan para penonton
  5. proses kehadiran Menteri

 

Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini untuk menjawab soal nomor 8 dan 9!

(a) Ada pula yang berulat.

(b) Keadaannya begitu kurus.

(c) Pohon-pohonan itu meranggas.

(d) Beberapa di antara pepohonan itu bahkan ada yang mati.

(e) Jangankan berbunga, daun-daunnya pun hampir tidak ada.

(f) Beberapa pohon tanaman hias di halaman rumahku tidak mau berbunga.

 

8.Kalimat-kalimat di atas sama-sama menggambarkan ….

  1. tanaman hias
  2. halaman rumah
  3. bunga tanaman
  4. ulat pohon

 

  1. Susunan kalimat yang benar sehingga menghasilkan teks deskripsi yang padu adalah ….
  2. (c)-(a)-(b)-(d)-(e)-(f)
  3. (c)-(b)-(a)-(d)-(f)-(e)
  4. (f)-(e)-(d)-(c)-(a)-(b)
  5. (f)-(e)-(a)-(c)-(b)-(d)

 

  1. Perhatikan kalimat berikut!

Di Kampung Randu, Kota Padang, ada sebuah rumah kayu beratapkan seng. Letaknya jauh dari pohon-pohon kayu yang rindang. Jika ditilik perkakas rumah ini dan susunannya, nyatalah rumah ini suatu rumah yang tiada dipelihara benar-benar karena sekalian yang ada di dalamnya terlalu tua, kotor, dan tempatnya tiada teratur dengan baik. Di serambi, hanya ada sebuah lampu gantung yang telah berkarat besi-besinya.

 

Teks di atas dikembangkan dengan pola ….

  1. tematis
  2. spasial
  3. kronologis
  4. komparatif

 

 

 

  1. Sebelum usia delapan tahun, Sutomo dibesarkan kakek dan neneknya di Desa Ngepeh. Kenangan yang paling berkesan dan menyejukkan hati ialah jika bulan purnama. Nenek dan kakeknya berjalan mengelilingi rumah sambil menghitung tasbih dan membaca doa.

 

Teks di atas tidak dikategorikan sebagai teks deskripsi karena ….

  1. tergolong suatu penceritaan
  2. terlalu banyak menggunakan fakta
  3. tidak menggambarkan suasana
  4. tidak memuat kata sifat

 

Bacalah teks di bawah ini untuk menjawab soal nomor 12 dan 13!

Di antara daun kayu, tampak di depan mereka itu turun ke bawah; di kakinya tegak pondok, sunyi-mati, tak sedikit jua pun kentara bahwa dia melindungi manusia yang hidup, pandai bergerak dan bersuara. Di bawahnya kedengaran sebentar-bentar sapi mendngus dan binatang-binatang itu pun kelihatan kekabur-kaburan dalam sinar bara yang kusam. Dari celah-celah dinding pondok keluar cahaya yang kuning merah, tetapi tiada berupa jauh sinar yang halus itu lenyap dibalut oleh kelam yang mahakuasa. Dikeliling pondok itu tertegak pedati, ketiganya sunyi dan sepi pula.

 

  1. Teks di atas dikategorikan sebagai teks deskripsi karena ….
  2. menjelaskan suatu keadaan
  3. menyakinkan pembaca tentang suatu objek
  4. menggambarkan tempat dengan sedetail-detailnya
  5. menceritakan suasana lama dengan menarik

 

  1. Contoh kata yang mengungkapkan suatu kesan adalah ….
  2. tampak
  3. sunyi
  4. sinar
  5. tiada

 

Bacalah teks di bawah ini untuk menjawab soal nomor 14-16!

(1) Setiap malam, berpuluh tikus  menyerbu desa-desa di Kecamatan Pracimantoro. (2) Segala macam tanaman sampai pohon petai cina yang sudah tua, habis digerogoti tikus. (3) Binatang piaraan seperti ayam, kambing, dan sapi, tidak luput dari serangan tikus  yang ganas itu. (4) Apalagi, bahan makanan. (5) Memang itu yang dicari. (6) Habis tandas ditelan tikus. (7) Bahkan, penduduk beberapa desa terpaksa diungsikan karena ketakutan. (8) Sampai sekarang, masih ada orang yang tidak mau pulang ke kampung halamannya.

 

  1. Suasana yang ditimbulkan setelah membaca teks tersebut adalah ….
  2. kesunyian
  3. kegetiran
  4. mencekam
  5. ketakutan

 

  1. Ide pokok teks deskriptif tersebut dinyatakan dengan kalimat …..
  2. (1)
  3. (2)
  4. (3)
  5. (4)

 

  1. Objek yang digambarkan pada teks tersebut berkenaan dengan ….
  2. keadaan waktu
  3. peristiwa
  4. tempat
  5. orang

 

Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 17 dan 18.

Dari balik tirai hujan sore hari, pohon-pohon kelapa di seberang lembah itu segar dan penuh daya hidup. Pelepah-pelepah yang kuyup tergerai dan jatuh di belahan punggung. Batang-batang yang ramping dan meliuk-liuk oleh embusan angin melenggang tenang dan penuh pesona.

Ketika angin tiba-tiba bertiup lebih kencang, pelepah-pelepah itu serempak terjulur satu arah, seperti tangan-tangan penari yang mengikuti irama hujan.

 

  1. Objek yang dideskripsikan dalam teks di atas adalah ….
  2. lembah
  3. pohon kelapa
  4. suasana sore hari
  5. embusan angin

 

  1. Contoh penggunaan kata yang mengungkapkan suatu kesan adalah ….
  2. sore
  3. segar
  4. pelepah
  5. ketika

 

  1. Gua peninggalan penjajahan Jepang itu tidak terawat. Banyak coretan di dinding gua mengganggu pemandangan mata. Di pintu masuk gua ditumbuhi banyak rumput dan ilalang. Sampah-sampah berserakan di dasar gua. Rupanya pemerintah setempat kurang memedulikan objek bersejarah tersebut.

 

Tanggapan yang sesuai dengan teks tersebut adalah ….

  1. Pengelola gua peninggalan Jepang harus memperingatkan pengunjung agar membawa kantong plastik.
  2. Pemerintah sebaiknya membuat pintu masuk baru ke gua peninggalan Jepang.
  3. Pengelola sebaiknya menyiangi rumput dan ilalang di depan pintu masuk gua.
  4. Pemerintah sebaiknya peduli terhadap objek bersejarah, seperti gua peninggalan Jepang tersebut.

 

Teks berikut untuk menjawab soal nomor 20 dan 22

Reog merupakan kesenian berasal dari Ponorogo, Jawa Timur. Oleh karena itu, kesenian tersebut dikenal dengan nama Reog Ponorogo. Gerbang Kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan unsur-unsur mistik dan ilmu kebatinan.

Ada lima versi cerita mengenai asal-usul Reog dan warok yang berkembang di masyarakat. Namun, salah satu cerita yang paling terkenal adalah cerita pemberontakan Ki Ageng Kutu. Ki Ageng Kutu adalah seorang abdi kerajaan pada masa Bhre Kertabhumi. Bhre Kertabhumi adalah Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15. Ki Ageng Kutu tidak suka karena melihat Bhre Kertabhumi mendapat pengaruh kuat permaisurinyayang berasal dari Cina. Selain itu, Ki Ageng Kutu marah kepada rajanya yang korup. Ia mengetahui bahwa kekuasaan Kerajaan Majapahit akan berakhir.

Kemudian, Ki Ageng Kutu meninggalkan sang raja dan mendirikan perguruan seni bela diri, ilmu kekebalan diri, dan ilmu kesempurnaan. Ia berharap para pemuda ini akan kembali. Ia sadar bahwa pasukannya terlalu kecil untuk melawan pasukan kerajaan. Oleh karena itu, pesan politis Ki Ageng Kutu disampaikan melalui pertunjukkan seni Reog, yang merupakan “sindiran” kepada raja Bhre Kertabhumi. Pertunjukkan Reog menjadi cara Ki Ageng Kutu membangun perlawanan masyarakat lokal menggunakan kepopuleran Reog.

 

  1. Penyataan yang mengandung unsur deskripsi umum adalah ….
  2. Reog merupakan kesenian budaya berasal dari Provinsi Jawa Timur. Oleh karena itu, kesenian tersebut dikenal dengan nama Reog Ponorogo.
  3. Ada lima versi cerita mengenai asal-usul Reog dan warok yang berkembang di masyarakat. Namun, salah satu cerita yang paling terkenal adalah cerita pemberontakan Ki Ageng Kutu.
  4. Gerbang Kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak. Kedua tokoh ini sangat dikenal di Kota Ponorogo. Ponorogo merupakan kota asal seni Reog yang menampilkan tokoh warok dan gemblak tersebut.
  5. Pesan politis Ki Ageng Kutu disampaikan melalui pertunjukkan seni Reog, yang merupakan “sindiran” kepada Raja Bhre Kertabhumi. Pertunjukkan Reog menjadi cara Ki Ageng Kutu membangun perlawan masyarakat lokal menggunakan kepopuleran Reog.

 

  1. Teks deskripsi tersebut dapat diringkas menjadi ….
  2. Reog merupakan kesenian budaya berasal dari Ponorogo, Jawa Timur. Ponorogo merupakan kota asal seni Reog tersebut. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak.
  3. Ada lima versi cerita mengenai asal-usul Reog dan warok yang berkembang di masyarakat. Namun, salah satu cerita yang paling terkenal adalah cerita pemberontakan Ki Ageng Kutu. Ki Ageng Kutu. Ki Ageng Kutu seorang abdi kerajaan pada masa Bhre Kertabhumi.
  4. Reog merupakan kesenian budaya berasal dari Ponorogo, Jawa Timur. Ada lima versi cerita mengenai asal-usul Reok dan warok yang berkembang di masyarakat. Namun, salah satu cerita yang paling terkenal adalah cerita pemberontakan Ki Ageng Kutu.
  5. Gerbang Kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan unsur-unsur mistik dan ilmu kebatinan. Ada lima versi cerita mengenai asal-usul Reog dan warok yang berkembang di masyarakat.

 

  1. Paragraf yang mengandung unsur deskripsi umum adalah ….
  2. Rumah makan Nyamleng terletak di sebelah selatan alun-alun Kota Malang. Rumah makan ini terkenal dengan masakan tradisionalnya. Nama rumah makan ini berasal dari bahasa Jawa yang berarti enak sekali. Sesuai dengan namanya, rumah makan ini menyediakan masakan Jawa dengan cita rasa tinggi. Bangunan rumah makan ini berarsitektur Jawa.
  3. Ketika memasuki rumah makan Nyamleng, kita disambut gapura bernuansa Jawa yang berdiri kukuh di pintu masuk. Di bagian depan rumah ini terpasang gapura indah bertuliskan huruf Jawa dengan warna alami. Begitu memasuki pintu utama kita akan disambut ruangan sejuk berestetika tinggi. Lantai rumah makan ini terbuat dari kayu berwarna cokelat tua. Dinding rumah makan berwarna putih bersih.
  4. Di bagian tengah rumah makan Nyamleng diletakkan gamelan Jawa yang tertata rapi lengkap dengan niyaganya. Warna keemasan gamelan dengan kayu warna cokelat gelap sangat indah dipandang. Di samping gamelan terdapat meja kursi antik dengan warna legam. Di pojok ruangan diletakkan lampu hias dengan ornamen kuning keemasan.
  5. Di bagian belakang rumah makan Nyamleng terdapat kolam ikan nila. Warna merah yang mendominasi kolam tampak seperti kain indah yang sedang dimainkan seorang penari. Kolam itu tidak terlalu luas, tetapi asri. Di pinggir kolam dihiasi beragam bunga. Bunga beraneka warna dipinggir kolam menambah keasrian rumah makan ini.

 

 

  1. Pemerintah kabupaten Probolinggo menawarkan paket wisata erupsi Gunung Bromo. Penawaran ini bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan jamina bahwa gunung setinggi 2.329 m dari permukaan laut tersebut aman dikunjungi meskipun berstatus siaga. Wisatawan dapat menikmati pemandangan eksotis Gunung Bromo dari jauh. Penawaran paket wisata ini termasuk kegiatan menikmati hasil panen dan keindahan matahari terbit.

 

Teks tersebut membahas tentang ….

  1. keindahan Gunung Bromo
  2. penawaran paket wisata erupsi Gunung Bromo
  3. peningkatan kunjungan wisatawan
  4. pemandangan eksotis Gunung Bromo.

 

  1. Perhatikan paragraf berikut!

Saat mengunjungi rumah Joseph yang teduh, tak terlintas sedikit pun bahwa di dalamnya menyimpan koleksi tanaman unik. Ratusan jenis sukulen itu menyesaki pinggiran lantai atas rumahnya. Lorong-lorong sempit bagian atas rumah di luar Kota Bogor itu penuh dengan aneka sukulen.

 

Kalimat yang dapat ditambahkan pada penggambaran teks di atas adalah ….

  1. Beberapa sangkar burung menghiasi langit-langitnya.
  2. Musik tradisional mengalun, datang dari arah tengah ruangan.
  3. Ada beberapa pot tanaman di pojoknya dengan nuansa hijau.
  4. Kesan sejuk kian terasa manakala melihat lukisan enak binatang buas di ruangan itu.

 

Bacalah cuplikan teks berikut untuk menjawab soal nomor 5 dan 6!

Reylita lagi berbaring di sofa membaca buku. Kedua belah tangannya memegang buku itu ke atas supaya terang kena cahaya lampu dari belakangnya. Kepalanya berbantalkan tiga buah bantal sofa supaya tinggi. Badannya seolah-olah setengah bersandarkan bantal itu. Biasanya, dia sudah tidur atau sudah berbaring di tempat tidur seolah-olah sudah nyenyak, tetapi dia sebenarnya menunggu-nunggu M. Santun pulang.

 

  1. Aspek yang tidak digambarkan dalam teks di atas adalah posisi ….
  2. tangan
  3. kepala
  4. badan
  5. kaki

 

  1. Penggambaran tambahan yang sesuai dalam teks di atas adalah ….
  2. Rasa pegal sering dialaminya, tetapi tidak pula ia indahkan.
  3. Pernah sekali ia tidak ada di kursi itu supaya tidak jenuh.
  4. Suaminya itu juga senang berbaring di sofa sambil menonton
  5. Kakinya pernah kesemutan sehingga ia coba olesi dengan balsam.

 

  1. Topik yang menarik untuk dijadikan sebuah teks deskripsi adalah ….
  2. si Kabayan pergi haji
  3. cara menanam jeruk garut
  4. Desa Cihonje yang permai
  5. tips agar tetap pede dan banyak teman.

 

  1. Perhatikan kalimat berikut!

Topik karangan deskripsi: Hari-hari Menyenangkan Bersama Teman Lamaku.

Perincian topik yang tidak sesuai adalah ….

  1. makan-makan bersama
  2. berbagi pengalaman
  3. mengunjungi guru yang sakit
  4. menuju objek wisata

 

 

  1. “Pokoknya Pak Lurah tidak usah berpura-pura. Pak Lurah selalu menasehati kami agar menjadi manusia berguna yang tahu tata krama dan sebagainya. Sekarang anak bapak sendiri dibiarkan pergi berdua dengan seorang lelaki ke tempat sepi. Apa itu namanya pemimpin?” tegas Fauzan.

Mendengar ucapan itu, Pak Lurah malah tertawa, tetapi dia tidak menjawab pertanyaan dan ocehan mereka.

 

 

Penggalan cerita di atas menggambarkan ….

  1. sikap Pak Lurah yang tak acuh terhadap Fauzan.
  2. sikap Pak Lurah yang tidak meladeni kemarahan Fauzan.
  3. sikap Fauzan yang berani menentang Pak Lurah.
  4. sikap Fauzan yang ketakutan oleh Pak Lurah.

 

  1. Matahari memancarkan cahaya tepat di atas kepala. Hawa panas yang berasal dari pantulan aspal terasa gersang menyengat ke kulit badan, bisa-bisa kulit ini gosong. Deretan mobil dan motor saling menyalib menuju daerah Ciamis, tepat lampu merah menyala menghentikan laju kendaraan.

 

Latar waktu yang dimaksud cuplikan tersebut adalah ….

  1. pagi hari
  2. siang hari
  3. sore hari
  4. malam hari

 

  1. Peristiwa pembakaran kampung bagi Alipia Osas adalah Orang baru, suatu kejadian yang belum pernah diaalami. Oleh karena itu, ketika mendengar bahwa kampungnya akan dibakar. ia tak percaya.

“Masa, ada manusia sekejam itu,” katanya.

 

Watak tokoh Alipia Osas adalah ….

  1. polos dan jujur
  2. mudah percaya pada orang lain.
  3. tidak mudah dipengaruhi orang lain
  4. tidak mudah percaya perkataan orang lain.

 

  1. Aku memandang lama, tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Ini ketiga kalinya ia berada di tempat ini. Melakukan hal yang tidak wajar. Ia berbicara pada batu-batu! Ya, pada batu. Ia bisa tampak serius, lalu tiba-tiba tertawa atau menangis sendiri. Ia membelai batu-batu. Menggendongnya seperti menggendong bayi, memasukkan batu-batu tersebut ke dalam tas kainnya yang kusam.

 

Cuplikan cerita di atas menggambarkan tokoh ….

  1. aku
  2. ia
  3. batu
  4. bayi

 

  1. Break! Ulfia mengempaskan tubuhnya di tempat tidur. Air matanya meleleh membasahi bantal. Hati Ulfia betul-betul terluka mendengar omongan Bi Jum.

 

Cuplikan cerita di atas menggambarkan tokoh ….

  1. marah
  2. kecewa
  3. sakit hati
  4. putus asa

 

  1. (1) Pada saat itu tiba-tiba angin bertiup kencang. (2) Kapal yang ditumpangi Malin Kundang terguncang-guncang. (3) Malin Kundang berdiri menunduk tidak bergerak diterpa angin menderu-deru. (4) Rupanya kala itu Malin Kundang telah berubah menjadi batu.

 

Bagian cerita yang tidak masuk akal ditandai dengan nomor ….

  1. (1)
  2. (2)
  3. (3)
  4. (4)

 

  1. Ia berburu dengan ditemani oleh Tumang, anjing kesayangan istana. Sangkuriang tidak tahu bahwa anjing itu adalah titisan dewa dan juga bapaknya.

 

Cuplikan cerita di atas merupakan bagian dari ….

  1. cerpen
  2. dongeng
  3. novel
  4. hikayat

 

  1. Laksaman suka sekali membaca majalah. Dia tidak mau diganggu. Setiap hari ia selalu mencoba untuk menulis pada secarik kertas. Di ruang belajarnya terdapat tumpukan kertas yang berisi tulisan. Ternyata yang ditulis sebuah cerpen.

 

Cuplikan cerita di atas merupakan bagian dari cerpen karena ….

  1. beralur tunggal
  2. bertema tentang seorang remaja
  3. menggunakan bahasa yang mudah dipahami
  4. bercerita tentang kehidupan sehari-hari

 

  1. “Tenang. Selamat ulang tahun,” sahut Lia mengagetkan. Ia mengulurkan sebuah buku mungil yang sama persis dengan miliknya. “Untuk mencatat resep-resep barumu. Resep-resep itu perlu dipatenkan, lo.”

Ninik garuk-garuk kepala sambil menatap Lia. Lalu, “Kamu serba penuh kejutan sih? Tahu dari mana tanggal lahirku? Aku sendiri malah lupa kalau hari ini ulang tahun.”

 

Cuplikan di atas bercerita tentang ….

  1. cara merayakan ulang tahun
  2. perhatian seorang teman
  3. resep
  4. peristiwa mengangetkan

 

  1. Wulan heran mengapa lelaki itu begitu baik mau membayarkan ongkos busnya, padahal Wulan tak kenal sama sekali. Astaga, jangan-jangan …” melintas kembali pikiran buruk di benaknya. “Jangan-jangan lelaki itu mau menculikku, dia membayariku supaya aku tidak curiga kepadanya. Jantung Wulan kembali berdegup kencang. Baru kemarin

 

saja, ia membaca koran tentang penculikan anak-anak. Seingat Wulan, lelaki tadi itu juga naik dari sekolahnya.

 

Kalimat pesan yang menggambarkan kutipan cerpen tersebut adalah ….

  1. Kita harus mencurigai seseorang yang belum dikenal.
  2. Kita harus selalu waspada pada setiap kesempatan.
  3. Kita tidak bisa membedakan orang baik dan orang jahat.
  4. Kita harus berbuat baik kepada siapa saja.

 

  1. Perhatikan kutipan teks berikut!

“Kamu, siswa baru, rupanya pintar, ya?” ejek Indah, ketua kelas. Begitu pula teman-teman yang lainnya mengejek Dita sebagai penyontek ulung.

“Aku tidak menyontek, sungguh! Aku mengerjakan sendiri!” Sanggah Dita sembari menekan rasa takut.

“Bohong! Buktinya, waktu kamu duduk di belakang itu hasil ulanganmu jelek!” bentak Indah.

“Ta … tapi aku tidak menyontek,” kata Dita hampir menangis.

“Sudahlah, mana ada pencuri mau mengakui perbuatannya,” sela Bambang dengan nada mengejek.

“Begini saja, kalau kamu memang betul-betul tidak menyontek, nanti kalau ada ulangan lagi, kamu harus duduk di kursi paling belakang sana itu dan buktikan bahwa kamu pun bisa memeroleh nilai sembilan tanpa Melati!” ujar Indah memberi putusan.

 

Konflik dalam kutipan cerita tersebut adalah ….

  1. Indah dituduh menyontek ketika ulangan berlangsung.
  2. Bambang merasa jengkel dengan sikap Indah terhadap Dita.
  3. Banyak siswa menuduh Dita menyontek saat ulangan.
  4. Melati memberikan bantuan kepada Dita pada waktu ulangan.

 

  1. Bobi suka sekali membaca majalah. Dia tidak mau diganggu. Setiap hari, ia selalu mencoba untuk menulis pada secarik kertas. Di ruang belajarnya terdapat tumpukan kertas yang berisi tulisan. Ternyata yang ditulis sebuah cerpen.

 

Watak Bobi pada cuplikan cerita tersebut adalah ….

  1. rajin, suka membaca berkemauan keras.
  2. sombong, tidak mau bergaul, keras kepala
  3. acuh tak acuh, egois, idealis.
  4. pendiam, malas bekerja, kepala batu.

Essay

(bobot 6)

  1. “aku merasa sepi hari ini” ucap reylita kepada Bunga. “kamu sakit” dengan sedikit cemas Bunga mengusap lembut kening Reylita, “Iya kamu Sakit, ini tidak Bisa dibiarkan, aku harus membawamu kerumah sakit”

Perbaiki kutipan cerpen diatas dengan kaidah bahasa yang benar!

 

  1. Jelaskan struktur teks deskripsi, dan buat lah teks deskripsi mengenai sekolahmu!
  2. Cerita fantasi adalah cerita rekaan, cerita khayalan yang memiliki kekuatan didalam nya, buatlah karangan fantasi yang kamu ketahui (hasil karangan sendiri)!
  3. Jelaskan unsur-unsur intrinsik dalam cerita fantasi?
  4. Jelaskan strukur cerita fantasi!

 

 

 

 

SELAMAT MENGERJAKAN

JANGAN LUPA TERSENYUM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here