Beranda BAHASA INDONESIA RANGKUMAN LENGKAP MATERI BAHASA INDONESIA. Kelas 7,8, dan 9

RANGKUMAN LENGKAP MATERI BAHASA INDONESIA. Kelas 7,8, dan 9

149
0

RANGKUMAN MATERI BAHASA INDONESIA. Kelas 7,8, dan 9

Kelas 7.
SEMESTER 1.

 

  • Menulis buku harian dengan memperhatikan cara penggunaan & bahasa ekspresif

– Dalam halaman buku harian terdapat :

Waktu, dan tempat kejadian

Uraian peristiwa / isi dengan bahasa ekspresif

Nama jelas / jati diri

– Bahasa Ekspresif adalah Bahasa yang menghidupkan suasana cerita

– Buku harian adalah buku yang mencatatat pengalaman pribadi / peristiwa penting yang bersifat pribadi / rahasia

– Pengalaman pribadi adalah hal yang pernah terjadi yang bersifat pribadi / rahasia / penting / terkenang

– Manfaat buku harian yaitu untuk mengenang peristiwa yang pernah terjadi & menjadi reverensi menulis buku

– Cara menulis buku harian :

o Menggunakan bahasa ekspresif

o Tidak usah mengulang banyak kata.

Contoh soal:

  1. Setelah satu semester menunggu, Sabtu, 20 Desember 2008 tepatnya pukul 08.30, rapor dibagikan oleh wali kelas. Andi Gunawan, peringkat pertama di kelas IX-9. Pengumuman itu mewujudkan impian Andi selama ini. Andi bersyukur kepada Tuhan.

Berdasarkan ilustrasi tersebut, kalimat yang tepat untuk ditulis dalam buku harian adalah …
A. Sabtu, 20 Desember 2008. Andi diumumkan sebagai peringkat pertama di kelas. Akhirnya, impian Andi terwujud. Terima kasih Tuhan, Engkau telah mengabulkan doanya.
B. Sabtu, 20 Desember 2008, tepatnya pukul 08.30. Wali kelas mengumumkan bahwa Andi mendapat prestasi yang membanggakan di kelas IX-9. Andi peringkat pertama di kelas.
C. Sabtu, 20 Desember 2008. Saat pembagian rapor di kelas IX-9. Saya bangga karena Andi mendapat peringkat pertama. Hal itu, sangat membanggakan bagi Andi.
D. Sabtu, 20 Desember 2008, tepatnya pukul 08.30. Namaku diumumkan sebagai peringkat pertama di kelas. Wow … akhirnya, impianku terwujud. Terima kasih Tuhan, Engkau telah mengabulkan doaku.

KUNCI JAWABAN : D
PEMBAHASAN :
Sesuai data dalam ilustrasi, terutama data pada dua kalimat terakhir. Kata ekspresif: wow…

  • Menulis Surat pribadi dengan memperhatikan kompetensi, isi, & Bahasa

– Surat menurut bentuknya dibagi 2 yaitu surat pribadi & surat dinas

– Surat pribadi ditujukan untuk teman , saudara , keluarga , dll

– Surat dinas adalah surat yang bersifat resmi yang dikeluarkan oleh lembaga atau dinas

– Sistimatika ( Bag. Surat) =

Pembuka :

  1. Tempat & tanggal surat – Paling atas sebelah kanan
  2. Alamat surat – ada dibawah TTS
  3. Salam pembuka – ditulis diatas isi pokok

Isi : Berisi pesan yang ingin disampaikan pengirim kepada penerima surat

Penutup :

  1. Salam pentup – ditulis di bawah isi pokok
  2. TTD pengirim – tanda terima penulis surat
  3. Nama jelas pengirim – merupakan identitas pengirim

– Surat pribadi dibagi 2 yaitu surat pribadi perorangan dan surat pribadi resmi

– SP. Perorangan ditujukan kepada teman, sahabat dan menggunakan bahasa sehari-hari , atau bahasa popular / tidak baku

– SP. Resmi biasanya kita kirim kepada lembaga, sekolah, atau guru menggunakan bahasa resmi, yang baku dan formal

– Yang harus diperhatikan jika mengerjakan soal tentang ini dalah bahasanya dan sistimatika penulisannya .

– Perhatikan ! Dilarang menggati nama kota dengan istilah “DI TEMPAT”

– Perhatikan ! Jika ingin menulis paragraph yang menjorok tidak boleh dilongkap 1 baris . Tetapi jika membuat barisan lurus harus dilongkap 1 baris

– Isi minimal terdiri 3 paragraf yaitu Paragraf pembuka , Pargraf pokok inti , paragraph penutup Harus memperhatikan EYD (tanda baca , huruf Kapital , Spasi) & tata letak (berurutan)

Contoh soal:

  1. Jakarta, 14 Februari 2009

Untuk sahabatku Anggi,
Jalan Merdeka 12, Tarutung Medan

Salam kangen,
[…]
Semoga kamu sekeluarga sehat-sehat seperti halnya aku dan keluargaku.

Tidak terasa sudah setengah tahun kita berpisah, aku benar-benar kehilangan sahabat baik, sejak kepindahanmu.

Sahabatmu,
Inaara

Kalimat yang tepat untuk melengkapi surat pribadi tersebut adalah …
A. Senang dapat bersilaturahmi denganmu via surat.
B. Kuharap kamu selalu dalam keadaan bahagia.
C. Hai, Anggi, bagaimana kabarmu sekarang?
D. Hai Inaara keluargamu baik-baik saja bukan?

KUNCI JAWABAN : C
PEMBAHASAN :
Terdapat kata/kalimat yang dirujuk dengan kata sesudahnya yaitu bagaimana kabarmu dirujuk dengan semoga kamu dan keluarga…

SEMESTER 2.

  • Mendengarkan Wawancara

Wawancara adalah kegiatan tanya jawab dengan seseorang untuk menggali info/ pendapat mengenai suatu masalah. Dalam sebuah wawancara penanya dapat mengajukan pertanyaan berkaitan dengan info yang diinginkan. Sebaliknya, narasumber akan menjawab masalah yang ditanyakan. Jawaban narasumber bisa berupa pendapat/ info tentang suatu hal. Kalimat pertanyaan dalam wawancara disesuaikan dengan tujuan wawancara, jelas, memuat satu hal, tidak terlalu panjang & tidak menyinggung perasaan.

Langkah-langkah menyimpulkan pendapat:

Simaklah wawancara dengan cermat

Datalah jawaban yang dikemukakan narasumber baik berupa pendapat& info yang meliputi:

~Sesuatu yang dibicarakan

~Orang yang dibicarakan

~Tempat terjadinya sesuatu yang dibicarakan

~Waktu yang dibicarakan

~Penyebab yang dibicarakan

~proses yang dibicarakan

Ubahlah jawaban yang telah didata menjadi kalimat

Simpulan jawaban yang telah didata menjadi kalimat dalam suatu paragraf yang runtut& padu

Tujuan wawancara àuntuk mendapatkan info tentang suatu hal yang perlu diberitakan kepada orang banyak

Sebelum melakukan wawancara, langkah-langkah yang harus dipersiapkan adalah:

Menentukan tema

Menyusun daftar yang akan ditanyakan

mempersiapkan alat-alat yang diperlukan.

Contoh soal:

  1.  Kalimat sapaan yang santun kepada narasumber adalah …
  1. Kita akan mengadakan wawancara sekarang Pak. Cepat bersiap!
    b. Hai, saya akan mewawancarai Anda, lho!
    c. Selamat siang Pak. Boleh saya mewawancarai Anda sekarang?
    d. Apakah sekarang waktunya kita berwawancara?
  • Menceritakan Tokoh Dengan Pedoman Kelengkapan Identitas Tokoh

Ciri-ciri dari tokoh idola adalah:

Banyak dikagumi masyarakat

Ahli dibidangnya

Mempunyai prestasi yang menonjol

dapat menjadi panutan teladan

Pengertian tokoh idola:Orang yang terkemuka kenamaan dan mampu menjadi panutan/teladan bagi orang lain.

Dalam menceritakan seorang tokoh yang menjadi idola yang perlu diceritakan adalah:

1) Menyebutkan nama tokoh dan identitas lain secara lengkap.

2) Menyebutkan prestasi/kelebihan yang telah diraih sang idola.

3) Memberikan alsan yang tepat mengapa mengidolakannya.

Langkah-langkah yang harus diperhatikan untuk dapat menceritakan seorang tokoh yang baik antara lain:

1) Mencari data-data tentang tokoh idolamu(riwayat hidup,keistimewaannya,dan prestasinya)

2) Menulis satu tema yang paling yang paling menarik mengenai tokoh idolamu,dpt berupa kerjakerasnya prestasinya dll.

3) Tambahkan komentar tentang tokoh idolamu tersebut

4) Gunakan bahasa yang baik dan benar

Informasi yang utama dalam menulis riwayat hidup seseorang tokoh adalah:

~Nama jelas

~Tempat,tanggal lahir

~Nama orang tua

~Pendidikan

~Prestasi

~Karya-karyanya

~Ide-idenya

~Sikap dan tindakannya

.KELAS 8.

SEMESTER 1

  • Unsur Intrinsik Novel

– Tema : Pokok persoalan yang dibicarakan dalam naskah tersebut.

– Penokohan : Penyajian watak-watak tokoh dalam cerita tersebut, bisa dilihat dari perilaku

tokoh, dialog, pilihan-pilihan tokoh, deskripsi/penjelasan penulis.

– Alur : Jalinan/ikatan-ikatan peristiwa yang membentuk cerita. Di dalam alur terdapat 5

peristiwa penting (perkenalan, konflik, puncak konflik, peleraian, penyelesaian)

– Konflik : Batin, Fisik.

– Ending : Happy ending, Sad ending, Open Ending (hanya sampai konflik).

– Setting/latar : Segala keterangan yang menyangkut waktu, tempat, dan suasana cerita itu.

– Amanat : Ada 2 macam : ~ Tersurat → ditulis oleh pengarangnya dalam cerita.

~ Tersirat → pembaca harus menyimpulkan sendiri.

Contoh soal:

  1.  Bacalah penggalan novel berikut!

Saya sepakat melepaskan tanah saya yang akan menjadi pabrik itu karena di pabrik itu tidak hanya dibutuhkan kantor, ruang meja, halaman, dan seterusnya, pasti juga harus ada mesjid. Tapi bahkan para pekerja tidak diberi jam istirahat untuk bersembahyang, karena itu saya menuntut … .

Unsur intrinsik novel yang paling dominan pada penggalan novel di atas adalah ….

  1. latar
  2. tema
  3. alur
  4. tokoh
  5. amanat

Kunci                                       :               A

Pembahasan           :

Unsur intrinsik novel yang paling dominan pada penggalan    novel tersebut adalah latar…

  • Menanggapi hal menarik dalam novel

– Bahasa tanggapan : Bahasa sopan dan argumentative.

– Dalam memberi tanggapan bisa dalam bentuk :

~ Kalimat pendek/Paragaraf pendek. Cth : Menurut saya novel ini … (isi, karakter tokoh, unsur intrinsik yang lain, ditambah dengan argumentasi yang logis, membandingkan dengan kenyataan dalam masyarakat)

~ Karangan opini yang unsurnya meliputi : judul, paragraph pembuka, paragraph2, paragraph penutup.

– Untuk memperkuat argumentasi :

~ Gunakan teori (keilmuan yang kita miliki).

~ Pengetahuan umum.

~ Pengalaman…

SEMESTER 2.

  • Materi puisi
  1. JENIS SASTRA TERBAGI 2: (a) PUISI, dan (b) PROSA.
  2. JENIS PUISI ANTARA LAIN: puisi, sajak, syair, pantun, gurindam, mantra.
  3. JENIS PROSA ANTARA LAIN: novel, novelet, cerpen, cerita mini, drama.
  4. UNSUR POKOK DALAM PUISI: tema, diksi, rima, dan gaya bahasa.
  5. TEMA dalam puisi: gagasan pokok yang hendak diungkapkan oleh sang penyair.
  6. DIKSI: pilihan kata yang digunakan penyair. Kata-kata yang digunakan dlm puisi sering bersifat konotatif atau memiliki kemungkinan makna yang lebih dari satu dan puitis atau mempunyai efek keindahan.
  7. RIMA: sering juga disebut sebagai sajak atau persamaan bunyi, baik pada awal, tengah, atau di akhir bait puisi. Paling sering sih biasanya di setiap akhir bait. Penggunaan rima ini biasanya untuk mendukung perasaan atau suasana hati.
  8. GAYA BAHASA: unsur pilihan kata atau cara bertutur yang menjadikan puisi lebih terasa hidup dan menjelaskan gambaran angan.
  9. CITRAAN dalam puisi: unsur yang menonjol dari fungsi panca indera kita saat kita membaca citraan dalam puisi tersebut.
  10. CITRAAN dalam pusi terbagi 4:
  11. CITRAAN PENGLIHATAN: gambaran puisi yang saat dibaca seolah-olah gambaran tersebut dapat kita lihat secara jelas. Dalam kalimat-kalaimat tersebut yang paling menonjol gambarannya adalah gambaran penglihatan. Misal: bunga itu merekah saat pagi datang dengan semburat cahaya keemasan.
  12. CITRAAN PENDENGARAN: gambaran yang terdapat dalam kalimat puisi tersebut seolah-olah kita mendengar dengan jelas suara-suara yang digambarkan oleh sang penyair. Misal: deru tank yang melintas di jalanan berbaur dengan letusan bedil dan teriakan para demonstran masih terngiang dalam ingatanku. Atau: Ping di atas pong, pong di atas ping.
  13. CITRAAN PENCIUMAN: gambaran yang terdapat dalam kalimat puisi tersebut seolah-olah kita mencium dengan jelas bau-bauan yang digambarkan oleh sang penyair. Misal: Aku muntah. Betapa bau. Mayat-mayat terbakar. Semua terkapar.
  14. CITRAAN PERASAAN: gambaran yang terdapat dalam kalimat puisi tersebut seolah-olah kita dapat merasakan suasana dengan jelas gambaran yang digambarkan oleh sang penyair. Misal: Angin turun. Perlahan. Merayap di tangan, leher, dan dadaku. Dingin tiada terkira.
  15. BAHASA PUISI biasanya penuh dengan MAJAS/PERUMPAMAAN.
  •  Menjelaskan Tema Dan Latar Novel Remaja Yang Dibicarakan 
    Novel merupakan karya sastra yang berbentuk prosa, dengan penceritaan mengenai tokoh-tokohnya disampaikan secara panjang dan mendetail. Novel hampir sama dengan roman. Perbedaannya yaitu dalam roman biasanya tokoh diceritakan dari lahir hingga akhir hayatnya. Adapun dalam novel, tokoh cerita dikisahnya hingga akhir cerita.            Sebuah novel ada beberapa unsur yang membentuknya. Antara lain adalah tema dan latar.            Tema adalah gagasana yang menjalin struktur isi cerita. Tema suatu novel menyangkut segala persoalan, baik berupa masalah kemanusiaan, kekuasaan, kasih sayang, kecemburuan, dan lain sebagainya. Tema antara satu novel dengan novel lainnya mungkin saja isi pokoknya sama.            Latar atau yang sering disebut setting adalah tempat dan waktu terjadinya sebuah peristiwa. Pada umumnya latar berhubungan dengan penggantian tempat, waktu, dan lingkungan sosial terjadinya peristiwa yang diceritakan. Latar dapat dibedakan dalam 3 unsur pokok.Latar tempat berhubungan dengan lokasi terjadinya peristiwa yang diceritakan dalam sebuah novel.            Latar waktu berhubungan dengan masalah kapan terjadinya peristiwa-peristiwa yang diceritakan dalam sebuah novel.            Latar sosial berhubungan dengan perilaku kehidupan sosial masyarakat di suatu tempat yang diceritakan dalam novel.
                Berita merupakan keterangan mengenai suatu kehadian atau peristiwa. Suatu peristiwa sering diberitakan oleh beberapa media cetak. Meskipun yang diberitakan sama, namun tetap ada perbedaan dalam hal sudut pandang, titik berat berita, dan gaya dalam menyampaikan berita.            Pemahaman gagasan pokok dapat diperoleh dengan cara:2. Cari kalimat utama/pokok tiap paragraf.4. Susun gagasan pokok tersebut sebagai bukti pemahaman terhadap wacana tersebut.Cara menemukan masalah utama dari beberapa berita:2. Temukan masalah pokok yang ada pada tiap berita. (cara mencari masalah utama/pokok hampir sama dengan cara mencari kalimat utama dalam paragraf.4. Bila antar berita tersebut ada benang merahnya, simpulkan masalah utama pada beberapa berita menjadi satu.Apa                 : Jawaban berkaitan dengan benda atau pembendaan atua hal.Kapan              : Jawaban berkaitan dengan waktu (pada).Bagaimana      : Jawaban berkaitan dengan cara mencapai, proses terjadinya, keadaan hal atau orang, bagaimana akibat yang ditimbulkan.SOAL

    1. Novel merupakan karya sastra yang berbentuk?…

    B.Roman.D.Kegiatan membaca sekilas tanpa mengurangi pemahaman inti bacaan.Jawaban: A

  • C.Latar tempat, latar waktu, latar sosial.
  • A.Prosa
  • Mengapa         : Jawaban berkaitan dengan sebab atua alasan terjadinya sesuatu.
  • Di mana           : Jawaban berkaitan dengan tempat.
  • Siapa               : Jawaban berkaitan dengan orang yang diberikan (pelaku atau korban).
  •             Sebuah berita berisi tentang jawaban dari 5W+1H, yaitu what (apa),when (kapan), where (dimana), who (siapa), why (mengapa), dan how(bagaimana).
  • 3. Rumuskan masalah utama yang ada pada tiap berita.
  • 1. Baca tip berita yang ada secara cermat.
  • 5. Dari gagasan pokok tersebut pilihlah sebuah gagasan pokok yang paling umum dan dapat dijadikan masalah pokok wacana.
  • 3. Dari kalimat utama tersebut dapat dirumuskan gagasan utama/pokoknya.
  • 1. Baca tiap paragraf yang ada dalam wacana.
  •             Membaca ekstensif adalah kegiatan membaca sekilas tanpa mengurangi pemahaman inti bacaan. Membaca ekstensif merupakan kegiatan membaca untuk mendapatkan informasi dari bacaan sebanyak-banyaknya dalam waktu sesingkat-singkatnya.
  •    c. Latar sosial
  •    b. Latar waktu
  •    a. Latar tempat
  • 2. Latar
  • 1. Tema
  •             Tokoh-tokoh dalam novel diceritakan secara rinci, terutama perwatakannya. Karakter tokoh dapat ditandai dari dialog, komentar tokoh lain, ataupun pengisahan pengarang secara langsung. Latar merupakan waktu, tempat, dan suasana yang ada dalam cerita, sedangkan alur merupakan rangkaian peristiwa yang membentuk suatu cerita.

Kelas 9.

SEMESTER 1.

  •  Menyimpulkan Isi Dialog Interaktif

– Melaporkan berbagai Peristiwa secara Lisan
Langkah – langkah :
1. Terlebih dahulu cermatilah dan pahamilah informasi yang telah kalian peroleh.
2. Buatlah catatan – catatan kecil terkait informasi tersebut.
3. Ringkasalah catatan – catatan tersebut dan hafalkanlah.
4. Sampaikan informasi secara lisan.
– Membaca Memindai Indeks Nama
– Menuliskan kembali Cerpen yang Pernah Dibaca
Langkah – langkah :
1. Bacalah sebuah cerpen dengan saksama.
2. Tentukan ide – ide pokok cerpen.
3. Kembangkan ide – ide cerpen menjadi suatu ringkasan.

– Menggunakan kalimat Inversi secara Cepat
Adik-sedang-menyanyi
S-P-O.

Contoh soal:

  1.  Reporter : “Menurut Bapak, mengapa koperasi masih dibutuhkan pada zaman sekarang?”
    Sutrisno : “Perlu saya ketengahkan di sini bahwa membangun sistem perekonomian pasaryang berkeadilan sosial tidaklah cukup dengan sepenuhnya menyerahkan kepada pasar. Mengingat, tidak semua permasalahan ekonomi dapat diselesaikan dengan keberadaan pasar, terutama maslah keadilan rakyat. Koperasi sebagai suatu gerakan dunia telah membuktikan diri dalam melawan ketidakadilan pasar. Hal ini sesuai dengan tekad koperasi membawa perekonomian Bangsa Indonesia menuju pada suatu kemakmurandalam kebersamaan dengan semboyan ‘makmur dalam kebersamaan dan bersama dalamkemakmuran’.”
    Reporter : “Bagaimana tanggapan Bapak sebagai pengusaha dalam masalah ini?”
    Sutrisno : “Menurut saya tidak selamanya badan-badan ekonomi yang berpijak padapengembangan modal negatif. Justru lahirnya penanam modal atau usaha lain yangmengutamakan modal lebih banyak memberikan masukan inkam per kapita di negara kita. Di samping itu, dengan adanya persaingan ketat, warga Indonesia akan tertantang untuk terus berusaha yang akhirnya akan menggerakkan perekonomian kita.”
    Hal berikut ini yang bukan merupakan gagasan narasumber berdasarkan kutipan dialog interaktif tersebut adalah . . . .
    a. Membangun sistem perekonomian pasar yang berkeadilan sosial tidaklah cukup dengan sepenuhnya menyerahkan kepada pasar
    b. Koperasi sebagai suatu gerakan dunia bertekad membawa perekonomian Bangsa Indonesia menuju pada suatu kemakmuran dalam kebersamaan
    c. Lahirnya penanam modal atau usaha lain yang mengutamakan modal lebih banyak memberikan masukan inkam per kapita di negara kita
    d. Dengan adanya persaingan ketat, warga Indonesia akan tertantang untuk terus berusaha
  • Menganalilsis Unsur – unsur Syair

Syair adalah salah satu jenis puisi lamadan berasal dari Persia. Syair sebagaimanayang lain , hakikatnya dibangun atas struktur fisik dan struktur batin. Struktur fisik berkaitan dengan unsur luar, misalnya diksi, pengimajian, majas, perulangan bunyi(rima), tipografi, jumlah baris per bait. Struktur batin berkaitan dengan unsur dalam/isi puisi, misalnya simbol, perasaan atau suasana, tema, nada, amanat. Perasaan berkaitan dengan rasa hati yang disampaikan penyair melalui syairnya, misalnya sedi, kecewa, benci, rindu, dan sebagainya. Sedangkan nada merupakan sikap batin penyair yang hendak diekspresikan kepada pembaca, misalnya menasihati, mencemooh, penasaran.

– Menceritakan Kembali secara Lisan Isi Cerpen

Ciri – ciri cerpen :

  1. Panjang cerita ±10.000 kata
  2. Hanya mengandung satu gagasan tunggal atau berkesan tunggal
  3. Menyajikan satu kejadian yang paling menarik
  4. Berakhir dengan penyelesaian

– Membedakan Fakta dan Opini dalam Teks Iklan

Fakta : Tanggal waktu atau tempat

Opini : Menurut saya, kelebihan atau kekurang suatu hal

– Menulis Iklan Baris

Iklan baris terdiri dari 4 :

  1. Iklan penawaran
  2. Iklan pencarian
  3. Iklan penjualan
  4. Iklan lowongan pekerjaan

– Menggunakan Ungkapan dan Peribahasa

Ungkapan : Ungkapan adalah kelompok kata atau gabungan kata yang menyatakan makna khusus.

Peribahasa : Peribahasa adalah kalimat ringkas padat yang berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup, atau tingkah laku.

Contoh Soal:

  1.  Rindu Dendan

    Beta menunggu tidak tersabar,
    Dalam hati berdebar-debar,
    Rasa rindu tidak terkhabar,
    Bila bersua tersenyum lebar.
    Di DWI Maya beta khabarkan,
    Rindu di hati beta luahkan,
    Khabar tersusun beta tuliskan,
    Untuk dikongsi bersama rakan.
    Warkah abang sudahlah tamat,
    Rindu di hati terlalu amat,
    Cinta abang di hati tersemat,
    Syaaban 1424 tamat.

    Pesan yang disampaikan dalam syair tersebut …
    a. Jangan gila karena cinta.
    b. Jatuh cinta membawa duka.
    c. Kerinduan seseorang akan menyiksa batin.
    d. Kerinduan seseorang akan terobati dengan menuliskan surat…

SEMESTER 2.

  • Menyimpulkan Pesan Pidato

Pidato adalah salah satu bentuk komunikasi yang dilakukan untuk menyampaikan berbagai informasi kepada khalayak ramai. Pidato dapat dilakukan dalam berbagai konteks keperluan, misalnya pidato kenegaraan, pidato politik, ceramah ilmiah, ceramah keagamaan, dan lain sebagainya.

Tujuan dan amanat berpidato bermacam-macam, tergantung pada tema yang diangkat pada acara tersebut. Tujuan kegiatan pidato sebagai berikut.

  1. Untuk menyampaikan informasi.
  2. Untuk memberikan arahan, ajaran atau perintah.
  3. Untuk memengaruhi orang lain.
  4. Untuk menghibur.

Mendengarkan pidato harus mampu menyimpulkan isi pesan yang terkandung dalam pidato. Pesan itu ada yang dinyatakan secara langsung dan tidak langsung. Pesan yang dinyatakan secara langsung dan tidak langsung. Pesan yang dinyatakan secara langsung dapat berbentuk ajakan atau imbauan, sedangkan pesan tidak langsung biasanya tersirat dalam suatu pernyataan.

Isi pidato yang dicatat hanya berupa hal-hal yang penting. Misalnya, informasi atau pokok-pokok pikiran dari seorang tokoh. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memahami isi pidato sebagai berikut.

  1. Konsentrasi

Konsentrasi merupakan hal pertama yang harus diperhatikan saat memahami pidato serta memberikan respons yang positif terhadap isi pidato.

  1. Pemahaman Materi.

Memahami isi pidato akan mempermudah untuk menyimpulkan pesan yang disampaikan.

  1. Membuat Catatan

Catatan akan memudahkan seseorang dalam mengingat pesan yang telah disampaikan oleh pembaca.

Naskah pidato terdiri atas tiga bagian besar, yaitu pembukaan, isi (inti pidato), dan penutup. Oleh karena itu, sebelum melakukan kegiatan berpidato perlu dibuat sistematika naskah pidato yang benar yang terdiri atas tiga bagian tersebut. Susunan yang benar diawali dengan pembukaan, diikuti isi, dan diakhiri penutup. Dalam berpidato sebaiknya menggunakan bahasa yang efektif serta memperhatikan kejelasan vokal yang meliputi pelafalan dan intonasi. Ciri bahasa yang efektif sebagai berikut.

  1. Mempunyai kesatuan gagasan
  2. Memiliki kepaduan yang kompak
  3. Menyampaikan gagasan secara masuk akal.
  4. Menggunakan kata dan kalimat secara hemat.
  5. Menggunakan penekanan secara tepat dan bervariasi.

SOAL

  1. Bentuk komunikasi yang dilakukan untuk menyampaikan berbagai informasi kepada khalayak ramai disebut?…

A.Pidato.

B.Ajakan dan Imbuan.

C.Metode catatan kecil (Ekstemporan).

D.Cepat dan sekilas mengurangi pemahaman terhadap isi bacaan.

  • Fakta dan Opini

Fakta adalah peristiwa atau kejadian yang kenyataannya tidak diragukan lagi. Fakta dalam iklan mencakup identitas produk yang ditawarkan , komposisi, kegunaan, dan sarana penggunaan secara lengkap. Sedangkan opini adalah hasil pemikiran/pendapat/pendirian seseorang yang kebenarannya masih diragukan. Pernyataannya bersifat subyektif dan biasanya ditandai dengan kata-kata pengandaian, atau kata-kata yang menyatakan kesangsian . Contoh : seandainya, jika, seumpama, kira-kira, mungkin, dan sebagainya. Kata-kata ini tidak mutlak, tergantung juga konteks kalimatnya.

Contoh soal:

  1. (1) Udara di Bogor terasa dingin. (2) Kali ini dinginnya melebihi hari-hari sebelumnya. (3) Dinginnya suhu udara di Bogor mencapai 24ºC. (4) Data tingkat suhu udara ini, terdapat di papan informasi pengukur suhu di jalan-jalan besar di kota Bogor.
    Dua kalimat pendapat pada teks tersebut ditandai dengan nomor ….
    A. (1) dan (2)
    B. (2) dan (3)
    C. (1) dan (3)
    D. (2) dan (4)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here